Facebook

(Mario Teguh)

A person who is looking for happiness outside of himself, will find that happiness belongs to other people.

Ustadz Imam

Rawat dan jagalah Qur'an,Maka ia akan menjagamu..

Angga Eka Prasetya

Wanita pertama yang paling berhak atas cinta suci anaknya adalah Ibu

Albert Einstein

Salah satu tujuan terciptanya waktu adalah agar semuanya tak terjadi sekaligus...

Powered By Blogger

Sabtu, 30 Juni 2012

Pendahuluan CSS

Judul : Pendahuluan CSS
Intro : Denger CSS udah agak lama,cuma baru bener-bener tau waktu temen lagi ngedit-ngedit halaman webnya pake CSS ini
Outline : -Style CSS penting sekali digunakan untuk menghasilkan style yang konsisten
Beberapa Istilah : CSS = Cascade Style Sheet
W3C = World Wide Web Consortium,(konsorsium u/ standarisasi web)
Inti : -Penggunaan CSS memudahkan kita untuk mengatur style secara global tanpa harus mengedit satu per satu

Implementasi : CSS bisa dikombine dengan HTML untuk mempermudah membuat style yang kita inginkan

Disini ane kasih contoh XHTML Heading yang gak pake CSS : Klik aja gambarnya di newtab














Hasilnya :

























Sedangkan yang Headingnya diformat pake CSS :



Hasilnya :


Perhatikan bahwa perbedaannya terletak pada baris kode setelah tag title blok header..

Dengan CSS,kita dapat memformat seluruh heading/komponen yang diinginkan hanya dengan mendeklarasikan kodingan CSS secara global tanpa harus ngubah atribut di tiap heading

*btw contoh kalimat yang tertulis so sweet bat yak..hahaha,biar gak ngantuk aja

Kamis, 21 Juni 2012

Struktur Dasar XHTML




Flashback : Ngerti istilah DOCTYPE waktu liat-liat source code HTML di blog

Outline : Materi ini ngasih gambaran struktur dasar di XHTML pake embel2 DOCTYPE

Inti : 1. DOCTYPE
            <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 1.0 Transitional//EN"
    "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
    (sintaks ini berguna untuk mengidengifikasi mark up language yang dipake)
   <html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
.........
.........
</html>
Kesimpulan : -DOCTYPE dipake biar kita tau mark up language yang digunakan

Pertanyaan : -xmlns itu buat apa?
              
Jawaban    : liat sintaks xmlns diatas apa sih gunanya?
                   setelah ane cari,xmlns itu singkatan dari XML name space. Gunanya buat ngehindari konflik  pemakaian nama dari aplikasi XML yang berbeda
                   cek disini : 
                                    http://www.w3schools.com/xml/xml_namespaces.asp
                                    http://id.wikipedia.org/wiki/XML

   

HTML vs XHTML(Extensible HTML)



Bismillah...
Oke bahasan kali ini,ane mau ngasih resume tentang catetan ane hasil baca tutorial HTML.To the poin aja


Flashback : pertama kali ane denger kata HTML(Hyper Text Markup Language) waktu smp kalo gak salah di buku komputer yang  dipake di smp 6 tambun selatan. Terus dapet pelajaran ngotak-ngatik sedikit waktu kelas 3 sma.

Outline : Perbedaan dasar di HTML dan XHTML. Perbedaan yang ada terletak pada slash,tag penutup,tanda petik pada atribut  XHTML punya struktur yang lebih kuat dan konsisten daripada HTML sehingga lebih kompatible dipadukan dengan CSS

Inti pembicaraan :
        A.Perbedaan Di HTML dan XHTML

       A1. Dalam HTML penggunaan tag <body>,<head>,<html>,DOCTYPE ada atau nggaknya gak ngaruh.       Tapi kalo di XHTML  ada pengaruhnya waktu tampil di browser,makanya hukum tag2 tersebut wajib ada. Check it out buat mastiin

     A2. Tag-tag penutup </p>,</i> dll juga wajib ada hukumnya di XHTML. Kalo di HTML sifatnya          opsional

    A3. Di HTML tag-tag yang berdiri sendiri <img src="image.jpg"> gak usah pake slash penutup gak masalah. Tapi kalo di XHTML wajib ada slash penutupnya <img src="image.jpg"/>

   A4. Nilai atribut di HTML gak pake tanda petik ganda gak masalah misal,<img src=image.jpg alt=gambar>. Tapi kalo di XHTML wajib pake tanda kutip <img src="image.jpg" alt="gambar"/>

   A.5 Dalam HTML penulisan tag boleh huruf besar atau kecil. Tapi kalo XHTML wajib kecil semua<html>,     <head>

   A.6 Dalam HTML nilai atribut yang sama dengan nilainya akan di abaikan <hr width=70% noshade> tapi kalo di XHTML gak bisa gitu bro <hr width="70%" noshade="noshade"/>

Kesimpulan : keyword perbedaan antara HTML dan XHTML terletak pada
            a. tag <body>,<head>,<html>,DOCTYPE harus ada
b. tag penutup harus ada
c. slash penutup harus ada
d. atribut->tanda kutip
e. harus lower case
f. value atribut

Implementasi : Materi ini biasa diimplementasikan waktu kita ngoding pake XHTML

Pentingnya   : -Mengetahui perbedaan dasar HTML dan XHTML
                     -Sebagai dasar koding XHTML

Senin, 18 Juni 2012

Adab Di Hari Jumat

Abu dan ummu, hari jumat adalah hari yang mulia bagi umat Islam. Hari yang penuh dengan keutamaan dan pahala. Sebagai seorang muslim, selayaknya mengetahui beberapa adab dan etika pada hari jumat sesuai yang Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam ajarkan. Makanaya, hendaknya kita kenalkan pada anak-anak kita. Berikut ini beberapa adab yang diajarkan Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam di hari Jumat.
1. Memperbanyak shalawat Nabi, seperti disabdakan oleh Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam,
“Sesungguhnya hari yang paling utama bagi kalian adalah hari Jumat, maka perbanyaklah shalawat kepadaku di dalamnya, karena shalawat kalian akan ditunjukkan kepadaku. Para sahabat berkata,‘Bagaimana ditunjukkan kepadamu sedangkan engkau telah menjadi tanah?’ Nabi bersabda, ‘Sesungguhnya Allah mengharamkan bumi untuk memakan jasad para Nabi.’”  (Riwayat Abu Dawud, Ibnu Majah, An-Nasa’i)
2. Membaca surat al Kahfi.
Sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam,  “Barang siapa yang membaca surat al Kahfi pada hari Jumat maka Allah akan meneranginya di antara dua Jumat.” (Riwayat Imam Hakim)
3. Mandi Jumat
Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Barangsiapa mandi pada hari jumat, maka mandi adalah lebih utama.”  (Riwayat Tirmidzi)
Dengan melatih anak mandi Jumat, mereka akan terbiasa untuk melakukannya hingga dewasa, dan mengetahui keutamaan mandi jumat.
Silahkan simak adab selanjutnya pada lembar ya Bunayya majalah Sakinah edisi April 2010
sumber : http://majalahsakinah.com/category/bunayya/adab-islami/

Tidur Sesuai Sunnah Nabi SAW

Abu dan Ummu, Islam mengatur kehidupan seorang hamba dengan sangat sempurna. Dari hal yang besar hingga hal yang sangat kecil sekalipun. Di antara hal kecil yang diatur dalam Islam adalah Tidur.
Tidur bagi seorang muslim adalah hal yang sangat penting. Penting, karena dalam tidurnya ia mengumpulkan tenaga untuk beribadah kepada Allah. Nah, bagi putra-putri kita, tidur merupakan kebiasaan yang tidak pernah lepas oleh mereka. Bagi seorang anak, mereka bisa menghabiskan sekitar 10 jam untuk tidur.

Oleh karena itu, bagi orangtua hendaknya memberikan perhatian lebih kepada anak dalam mengajarkan adab dan etika dalam tidur yang diatur dalam agama Islam. Di antara adab-adabnya:
1.Ajari anak untuk berwudhu sebelum tidur. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah - shollallohu ‘alaihi wa sallam -,
“Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagaimana wudhumu untuk melakukan shalat.” (Riwayat al-Bukhari dan Muslim)
2.Kenalkan pula sunnah membersihkan tempat tidur dari kotoran. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah – shollallohu ‘alaihi wa sallam -,
“Jika salah seorang di antara kalian akan tidur, hendaklah mengambil potongan kain dan mengibaskan tempat tidurnya dengan kain tersebut sambil mengucapkan ‘bismillah’, karena ia tidak tahu apa yang terjadi sepeninggalnya tadi.” (Riwayat al-Bukhari dan Muslim)
3.Senantiasa membiasakan anak membaca ayat-ayat Al-Quran, antara lain:
a) Membaca ayat kursi.
b) Membaca dua ayat terakhir surat al-Baqarah.
c) Mengatupkan dua telapak tangan lalu ditiup dan dibacakan surat al-Ikhlas, al-Falaq, dan an-Naas kemudian dengan dua telapak tangan mengusap dua bagian tubuh yang dapat dijangkau dengannya dimulai dari kepala, wajah, dan tubuh bagian depan, hal ini diulangi sebanyak 3 kali.
Apabila anak belum bisa membaca sendiri, bisa dituntun terlebih dahulu. Insya Allah, jika terus dilakukan, maka mereka akan terbiasa dan hafal dengan sendirinya.
4.Hendaknya mengakhiri berbagai doa tidur dengan doa berikut:
بِاسْمِكَ رَبِّ وَضَعْتُ جَنْبِي وَبِكَ أَرْفَعُهُ إِنْ أَمْسَكْتَ نَفْسِي فَارْحَمْهَا وَإِنْ أَرْسَلْتَهَا فَاحْفَظْهَا بِمَا تَحْفَظُ بِهِ عِبَادَكَ الصَّالِحِينَ
“Dengan Nama-Mu, ya Rabb-ku, aku meletakkan lambungku. Dan dengan Nama-Mu pula aku bangun daripadanya. Apabila Engkau menahan rohku (mati), maka berilah rahmat padanya. Tapi apabila Engkau melepaskannya, maka peliharalah, sebagaimana Engkau memelihara hamba-hamba-Mu yang shalih.” (Muttafaqun alaihi)
5.Anjurkan anak untuk memulai tidur dengan mendahulukan posisi tidur di atas sisi sebelah kanan (rusuk kanan sebagai tumpuan) dan berbantal dengan tangan kanan, Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah - shollallohu ‘alaihi wa sallam -,
“Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu.” (Muttafaqun Alaihi)
Dalam riwayat yang lain disebutkan,
“Rasulullah – shollallohu ‘alaihi wa sallam – apabila tidur meletakkan tangan kanannya di bawah pipi kanannya.” (Riwayat Abu Dawud, at-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban)
Demikianlah beberapa adab dalam tidur. Insya Allah masih berlanjut pada edisi selanjutnya. Wallahu a’lam (abahnya_shofi)
Lembar ya Bunayya, majalah Nikah Sakinah, bulan Juli 2010
sumber : majalahsakinah.com/2010/07/tidur-sesuai-sunnah-nabi/

Sabtu, 09 Juni 2012

5 cara memperlakukan hati

Lima Cara Memperlakukan Hati


Hati memiliki kedudukan yang sangat penting. Baik dan buruknya seseorang sangat tergantung pada bagaimana keadaan hatinya, bila hatinya baik, maka baiklah orang itu dan bila hatinya buruk, buruklah orang itu. Rasulullah saw bersabda:
“Ingatlah, di dalam tubuh manusia terdapat segumpal daging. Apabila ia baik, baiklah anggota tubuh dan apabila ia buruk, buruk pulalah tubuh manusia. Ingatlah, segumpal daging itu adalah hati” (HR. Bukhari dan Muslim).
Oleh karena itu hati harus kita perlakukan dengan baik dalam kehidupan ini. Paling tidak ada empat hal yang harus kita perlakukan terhadap hati kita masing-masing.
1. Dibuka
Hati harus dibuka dan jangan sampai kita tutup. Yang menutup hati biasanya orang-orang kafir sehingga peringatan dan petunjuk tidak bisa masuk ke dalam hatinya, Allah swt berfirman:
“Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak akan beriman. Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat” (QS Al-Baqarah [2]:6-7)
Karena itu ketika Umar bin Khattab menutup hatinya dari petunjuk ia menjadi kafir bahkan sangat membenci Rasulullah saw hingga bermaksud membunuhnya, namun ketika hati sudah dibuka dengan mudah petunjuk bisa masuk ke dalam hatinya yang membuatnya tidak hanya beriman tapi amat mencintai Rasulullah saw.
Hal yang amat berbahaya bila hati tertutup selain petunjuk dan nasihat tidak bisa masuk, keburukan yang ada di dalam hati juga tidak bisa keluar sehingga meskipun kita tahu bahwa itu buruk amat sulit bagi kita untuk mengeluarkan atau membuangnya.
Ibarat ruangan, bila kita buka pintu dan jendelanya, maka udara kotor bisa keluar dan udara bersih bisa masuk sehingga akan kita rasakan kesegaran jiwa. Berbagai bencana yang kita nilai dahsyat dalam kehidupan kita di dunia ini bisa kita pahami sebagai bentuk upaya menggedor hati manusia agar mau membukanya dan mengakui kebesaran Allah swt, namun ternyata hati yang tertutup rapat tetap saja tidak terbuka, mereka hanya mengatakan hal itu sebagai fenomena alam.
2. Dibersihkan.
Seperti halnya badan dan benda-benda, hati bisa mengalami kekotoran, namun kotornya hati bukanlah dengan debu, hati menjadi kotor bila padanya ada sifat-sifat yang menunjukkan kesukaannya kepada hal-hal yang bemilai dosa, padahal dosa seharusnya dibenci.
Oleh karena itu, bila dosa kita sukai apalagi sampai kita lakukan, maka jalan terbaik adalah bertaubat sehingga ia menjadi bersih kembali, Rasulullah saw bersabda: “Orang yang bertaubat dari dosanya seperti orang yang tidak menyandang dosa” (HR. Thabrani).
Hati yang bersih akan membuat seseorang menjadi sangat sensitif terhadap dosa, karena dosa adalah kotoran “Dan janganlah engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan, (yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih” (QS Asy Syu’araa [26]:87-89).
3. Dilembutkan
Kelembutan hati merupakan sesuatu yang amat penting untuk dimiliki, hal ini karena dengan hati yang lembut, hubungan dengan orang lain akan berlangsung dengan baik dan ia mudah menerima nilai-nilai kebenaran.
Kelembutan hati akan membuat kita meman-dang dan menyikapi orang lain dengan sudut pandang kasih sayang sehingga bila ada orang lain mengalami kesulitan hidup, ingin rasanya kita mengatasi persoalan hidupnya, ketika kita melihat orang susah, ingin sekali kita mudahkan, tegasnya kelembutan hati menjauhkan kita dari rasa benci kepada orang lain meskipun ia orang yang tidak baik, karena kitapun ingin memperbaiki orang yang belum baik.
Untuk bisa melembutkan hati, seorang muslim bisa melakukannya dengan banyak cara, diantaranya menyayangi anak yatim dan orang-orang miskin. Dalam satu hadits disebutkan:
“Seorang lelaki pernah datang kepada Rasulullah saw seraya melaporkan kekerasan hatinya, maka beliau menasihatinya: ‘Usaplah kepala anak yatim dan berilah makanan kepada orang miskin’ ” (HR. Ahmad).
Karena itu, amat disayangkan bila ada orang yang hatinya keras bagaikan batu sehingga sulit untuk diberi nasihat dan peringatan sebagaimana yang terjadi pada Bani Israil seperti yang disebutkan Allah swt dalam firman-Nya:
“Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal diantara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai daripadanya dan di antaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air daripadanya dan di antaranya sungguh ada yang meluncur jatuh, karena takut kepada Allah. Dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Baqarah [2]:74).
4. Disehatkan
Jasmani yang sehat membuat kita memiliki gairah dan semangat dalam menjalani kehidupan dan makanan yang lezat bisa kita nikmati. Namun bila jasmani sakit tidak ada gairah hidup dan makanan yang enaktidak antusias bagi kita untuk memakannya dan bila kita makanpun tidak kita rasakan kelezatannya.
Begitu pula halnya dengan hati, bila hati sakit kita tidak suka pada kebaikan dan kebenaran. Islam merupakan agama yang nikmat, namun bagi orang yang hatinya sakit tidak dirasakan kenikamatan menjalankan ajaran Islam kecuali sekadar menggugurkan kewajiban.
Hati yang sakit biasanya dimiliki oleh orang munafik, mereka nyatakan beriman tapi sekadar dilisan, mereka laksanakan kebaikan termasuk shalat tapi maksudnya adalah mendapatkan pujian orang, karena itu tidak mereka rasakan nikmatnya beribadah dan berbuat baik.
Allah swt berfirman: Diantara manusia ada yang mengatakan: “Kami beriman kepada Allah dan Hari kemudian”, padahal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yangberiman. Mereka hendak menipu Allah dan orang-orangyang beriman, pada hal mereka hanya menipu dirinyasendiri sedang mereka tidak sadar. Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta. (QS Al Baqarah [2]:8-10)
Karena itu, orang munafik akan mengalami penyesalan yang amat dalam disebabkan keburukan yang mereka sembunyikan di dalam hatinya, Allah swt berfirman: Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya (orang-orang munafik) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani), seraya berkata: “Kami takut akan mendapat bencana.” Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya), atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya. Maka karena itu, mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka.” (QS Al Maidah [5]:52)
5. Ditajamkan
Hati harus kita asah hingga menjadi seperti pisau yang tajam. Pisau yang tajam akan mudah memotong dan membelah sesuatu. Bila hati kita tajam akan mudah pula membedakan mana haq dan mana yang bathil, bahkan perintahpun tidak selalu harus disampaikan dengan kalimat perintah, dengan bahasa isyarat saja sudah cukup dipahami kalau hal itu merupakan perintah yang harus dilaksanakan.
Nabi Ibrahim dan Ismail as merupakan diantara contoh orang yang memiliki ketajaman hati sehingga perintah Allah swt untuk menyembelih Ismail cukup disampaikan melalui mimpi dan Ismail menangkap hal itu sebagai perintah ketika Nabi Ibrahim menceritakannya, padahal Nabi Ibrahim tidak menyatakan bahwa hal itu merupakan perintah dari Allah swt.
Untuk mendidik kita menjadi orang yang memiliki ketajaman hati, puasa merupakan salah satu caranya, karenanya pada waktu puasa, teguran orang lain kepada kita meskipun dengan bahasa isyarat kita sudah menyadari akan kesalahan yang kita lakukan.

5 kaidah emas menghafal qur'an


Karena keutamaan hafiz (orang yang menghapal Al Quran) Al Quran itu begitu besar, saya sangat berhasrat untuk menyajikan di hadapan sidang pembaca dan pengunjung (portal Fimadani) ini, sebagian kaidah-kaidah umum yang bisa membantu untuk menghapal Al Quran dan mendapatkan kedudukan yang agung tersebut, atau setidaknya sebagian darinya.
Sesuatu yang tidak bisa didapatkan secara keseluruhannya, maka tidaklah mengapa jika didapatkan sebagiannya atau sebagian besar darinya. Sesungguhnya kekuatan itu akan datang berdasarkan kadar kesungguhnya orang yang mempunyai kemauan.
1. Wajib bagi seseorang yang hendak menghapal Al Quran untuk membatasi hapalannya dalam setiap harinya.
Misalnya, hanya beberapa ayat saja, satu halaman atau dua halaman dari Al Quran, ataupun seperdelapan juz dan seterusnya. Lalu setelah membatasi hapalan dan membenarkan bacaan, mulailah dengan melakukan pengulangan (muraja’ah). Dalam muraja’ah ini, wajib bagi hafiz untuk melagukan (baca: membaguskan sesuai kaidah) bacaan. Tujuannya ialah untuk mencegah kebosanan dan untuk memantapkan hapalan.
Sebab, melagukan bacaan bisa menyenangkan pendengaran, hingga pada akhirnya dapat membantuk dalam menghapal. Selain itu, lisan juga akan terbiasa dengan suatu senandung tertentu serta akan diketahui secara langsung adanya kesalahan ketika terjadi kerancuan pada wazan bacaan dan senandung bacaan yang biasa dipakai untuk membaca ayat Al Quran.
Pembaca akan merasakan bahwa lisannya tidak sesuai dengan bacaan ketika terjadi kesalahan, atau senandung bacaannya rancu sehingga akhirnya ia ingat kembali. Lebih dari itu, sesungguhnya melagukan (membaguskan) bacaan dalam membaca Al Quran itu adalah sebuah kewajiban yang tidak boleh dilanggar. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah saw:
“Tidak termasuk golongan kami siapa saja yang tidak memperbagus (bacaan) Al Quran.”(HR Bukhari)
2. Jangan menghapal melebihi batasan harian sampai Anda dapat menghapalnya secara sempurna.
Bagi hafiz Al Quran, tidak boleh beralih ke batasan hapalan, kecuali jika ia telah menyempurnakan dengan baik batasan hapalan sebelumnya. Hal itu supaya apa yang telah ia hapal benar-benar terpatri ke dalam otak. Tak diragukan lagi, faktor yang dapat membantu menghapal ayat-ayat yang telah ditentukan adalah, hendaknya seorang hafiz Al Quran menjadikan hapalan sebagai kesibukannya sepanjang siang dan malam. Caranya dengan membacanya dalam shalat yang bacaannya sirriyyah (pelan) jika ia menjadi imam, ataupun dalam shalat-shalat yang bacaannyajahriyyah (keras).
Begitu pula sata shalat-shalat sunnah, pada saat menunggu shalat, dan selesai shalat. Insya Allah, dengan cara seperti ini akan sangat mempermudah hapalan dan bisa dipraktikkan semua orang meskipun kesibukannya banyak sekali. Sebab, ia tidak perlu duduk pada waktu khusus untuk menghapal ayat-ayat Al Quran tetapi cukup membenarkan bacaannya dengan cara memperdengarkannya kepada seorang guru yang fasih. Kemudian, ia mempraktikan hapalannya pada waktu-waktu shalat lima waktu, serta pada waktu membaca surat Al Quran dalam shalat sunnah maupun shalat fardhu.
Dengan demikian ayat-ayat yang batasan hapalannya telah ditentukan sudah terpatri secara sempurna dalam otak. Jika mempunyai kesibukan pada hari itu, hendaknya bagi Anda -hafiz Al Quran- untuk tidak menambah hapalan yang baru. Namun, hendaknya ia meneruskan pada hari berikutnya dengan hapalan sebelumnya, sampai hapalannya terpatri secara sempurna.
3. Jangan beralih ke surat lain sebelum Anda benar-benar menghapalnya
Usai menghapal satu surat Al Quran, tidak seharusnya bagi seorang penghapal langsung beralih ke surat lain, kecuali setelah ia menghapalnya secara sempurna dan mengikat antara awal dan akhir surat tersebut. Lisannya juga bisa menghapal secara gampang dan mudah, tanpa bersusah payah serta kerja keras guna mengingat ayat-ayat yang dihapal dan menyempurnakan bacaan (mencocokkan bacaan). Bahkan, hendaknya hapalannya laksana air (yang mengalir).
Selain itu, seorang hafiz bisa membaca dengan cepat meskipun terkadang pikirannya tidak terfokus dalam memahami makna-maknanya. Hal ni seperti ketika ia membaca Al Fatihah yang tanpa susah-payah atau tanpa menghadirkan pikiran karena seringnya surat itu diulang-ulang dan dibaca.
Sementara itu, menghapal setiap surat dalam Al Quran tidak sama dengan menghapal Al Fatihah, kecuali jarang sekali. Akan tetapi halnya ini hanya sebagai contoh dan peringatan, bahwa hendaknya surat-surat yang berbeda-beda dan terpisah-pisah telah benar-benar terpatri dalam otak dengan kuat dan mantap. Hendaknya pula, seorang hafiz tidak segera beralih ke surat lain, kecuali setelah ia menghapalnya dengan sempurna.
4. Senantiasa Memperdengarkan Hapalan Anda.
Wajib bagi seorang hafiz tidak menyandarkan hapalannya kepada dirinya sendiri. Akan tetapi ia wajib memperdengarkan hapalannya kepada guru hafiz yang lainnya atau mencocokkannya dengan mushaf. Lebih baik lagi jika dikerjakan bersama hafiz yang sangat teliti.
Ini bertujuan supaya seorang penghapal mengetahui kesalahan bacaannya atau adanya bacaan yang terlupakan dan diulang-ulang tanpa sadar. Sebab banyak dari kita salah dalam membaca sebuah surat dan tidak menyadarinya meskipun sambil melihat mushaf. Hal ini terjadi karena ia banyak membaca tetapi tidak dengan teliti. Ia membaca dengan melihat mushaf, sedangkan dirinya tidak mengetahui letak kesalahan bacaannya. Karena itu tasmi’ (memperdengarkan hapalan kepadahafiz lain) merupakan sarana untuk mengetahui kesalahan-kesalahan bacaan tersebut. Selain itu hal tersebut berguna pula untuk peringatan bagi otak dan hapalannya.
5. Menfaatkanlah Usia Emas dalam Menghapal
Sesuatu yang pasti untuk meraih kesuksesan dalam menghapal ialah, siapa yang memanfaatkan usia emas dalam menghapal. Usia emas tersebut ia usia dari 5 tahun sampai kira-kira usia 23 tahun. Pada usia ini, kekuatan hapalan manusia sangat bagus. Bahkan, ia merupakan tahun-tahun emas yang sangat berharga untuk menghapal.
Di bawah usia 5 tahun, kemampuan hapalan manusia masih lemah. Adapun kira-kira setelah usia 23 tahun adalah usia saat kemampuan hapalan mulai menurun, sementara kemampuan memahami dan menelaah mulai meningkat.
Hendaknya setiap orang memanfaatkan usia-usia yang berharga ini untuk menghapal seluruh Al Quran atau seberapapun yang ia mampu. Hapalan pada usia-usia ini sangat cepat dan sulit untuk lupa. Sedangkan untuk usia selainnya, seseorang akan sulit dan lambat menghapal sekaligus cepat lupa. Benarlah orang yang berkata, “Menghapal di waktu kecil itu laksana mengukir di atas batu, dan menghapal di waktu besar itu laksana mengukir di atas air”
Karena itu, wajib bagi kita memanfaatkan usia-usia berharga tersebut untuk menghapal Al Quran. Jika tidak bisa, perintahkan kepada anak laki-laki maupun perempuan kita untuk melakukannya.
Semoga Allah menolong dan memudahkan kita semua dalam menghapal ayat-ayat suci-Nya. Amiin.
Rep/Red: Shabra Syatila
copas dari :
http://www.fimadani.com/5-kaidah-emas-menghafal-al-quran/

Selasa, 05 Juni 2012

"Renungan ku"

Selasa,5 mei 2012 <6.00 am>
Bismillah...
Pagi ini ku buka lagi buku tentang menghafal Qur'an yang ditulis oleh Ir.Abdud Daim Al-kahil.
Bagian pertama yang begitu menyentuh hati adalah mengapa pertanyaan "Mengapa Saya Menghafal Qur'an".
Teringat akan beberapa kejadian dan inspirasi saat memutuskan untuk memulai proyek ini. Ketika menjelang
masuk SMA dulu,saya masih ingat,saat itu saya benar-benar merasa seperti orang bodoh,sudah 2 tahun saya pindah
ke dari kota bekasi ke desa di jombang,2 tahun itu pula saya tak pernah mendapatkan belaian kajian ilmu seperti
dulu. Ada rasa sesal ketika masih smp tak lagi  ngaji dengan Ummi karena alasan kesibukan sekolah. Saat-saat itu
saya merasa seperti orang yang benar-benar bodoh yang tak mengerti ilmu agama dan fenomena baru atau fiqih untuk
problem saat ini. Hingga ketika ngaji hati ini terguncang oleh ucapan ustadz,"Imam Syafi'i 9 tahun sudah hafal Al-qur'an,
kita yang sudah 17 tahun ini masih sibuk mikirin cewek".Jujur aja,saya yang saat itu kebetulan udah 17 tahun tersentak.
Back to the topic,Mengapa Saya Menghafal Qur'an,hati ini langsung mengevaluasi.
Sudah benar-benar luruskah niat antum?
Apakah antum sudah mengeluarkan daya dan upaya untuk senantiasa istiqomah dalam proyek ini?
Antum harus paham akhy,menghafal qur'an bukan perkara main-main,yang mungkin antum menganggap bahwa antum tinggal baca
beberapa kali kemudian hafal. Menjaganya butuh usaha yang sungguh-sungguh,butuh dukungan dari komponen lain. Coba antum
pikir,Apakah pantas seorang yang mengaku sedang menjaga Al-Qur'an lelap tidur dimalam hari tanpa berdiri untuk shalat dan
menyentuh Qur'annya?
Apakah pantas seorang yang mengaku sedang menjaga Al-Qur'an tidak melatih dirinya dengan membiasakan puasa?
Tidakkah antum ingat bahwa nikmat dari ayat-ayat yang antum sudah dan akan hafal tak ada bandingnya dengan dunia dan
seluruh isinya?
Bertahanlah dan istiqomahlah akhy,jangan kau risaukan tentang dia yang akan melengkapi hidupmu nanti,
percayalah,semua sudah dijamin.
Ya Allah luruskan lah niat kami,
lindungilah kami dari syirik besar dan syirik kecil,
syirik kecil yang menyebabkan hati ini ujub dan sombong,
Yang membanggakan diri sendiri dan tak memandang Robbnya

(Angga Eka Prasetya)

Sabtu, 02 Juni 2012

pesen mbah

Challenge....

Jumat, 01 Juni 2012

"Tak kira.....,ternyata,,,,,,"

"Malam ini dapat pelajaran lagi. Sudah beberapa kali saya surprise. Seseorang  yang saya duga bagus tsaqofah dan pemahaman ilmunya,dan dia adalah salah satu lulusan sekolah islam,ternyata....tidak seperti perkiraan saya. Baru beberapa hari setelah saya add facebooknnya,statusnya telah berganti dari single jadi "relationship".
Ya Allah wahai Robb yang membolak-balikkan hati
Bersihkanlah hati kami
Bersihkanlah hati kami
Bersihkanlah hati kami
Tetapkanlah hati kami di jalan ini
Kuatkan lah iman dan hati kami
Izinkan kami mencintai Qur'anmu dahulu
Kemudian pertemukanlah kami dengan dia yang kau pilihkan untuk kami
Karena ku yakin tulang rusuk tak akan pernah tertukar
Karena ku yakin kesucian akan bertemu dengan kesucian

Rabu, 23 Mei 2012

Terkucilkan

Kamis, 17 Mei 2012

Problem SPOJ 2178 OFFSIDE

SPOJ
2178. He is offside!
link soal : http://www.spoj.pl/problems/OFFSIDE/
/*Author : Angga Eka P*/



#include<stdio.h>
#include<stdlib.h>


int compare (const void * a, const void * b)
{
  return ( *(int*)a - *(int*)b );
}
int main()
{int A,D,a[10000],d[10000],i,j;




while(1)
{
 scanf("%d %d",&A,&D);
 if(A==0 && D==0)
    return 0;
 for(i=0;i<A;i++)
 { scanf("%d",&a[i]);
                 }  
 for(j=0;j<D;j++)
 {scanf("%d",&d[j]);
                 }  

  qsort(a,A,sizeof(int),compare);
  qsort(d,D,sizeof(int),compare);
  
     i=0;
     j=0;          
          if(a[i]<d[j+1])
              printf("Y\n");
            else
              printf("N\n");
}      
   return 0;  
}



Pelajaran Baru , "qsort vs sort "

Barusan ngerjain soal SPOJ OFFSIDE,ada poin penting yang didapet yaitu sort dan qsort dalam C++.
Sort dan qsort berguna untuk nyortir bilangan,dari yang terkecil ke yang terbesar atau sebaliknya.
Perbedaan yang gue tangkep di antara keduanya,yaitu pada ;
1. Memori
   Sort : lebih banyak makan memori,walaupun cara panggilnya singkat
   qsort : lebih sedikit makan memori dibanding q sort

2. Bentuk umum/rumusnya,perhatikan baik-baik contoh programnya :
   /*sort*/    
   #include<cstdio>
#include<algorithm>

using namespace std;
int main()
{
 int Array[5]={55,4,33,19,23}; //array yang udah diinisialisasi
 int i;

 sort(&Array[0],&Array[5]); //bentuknya : sort(&array indeks awal,&array indeks akhir)
 for(i=0;i<5;i++)
  printf("%d ",Array[i]);  

 system("pause");
return 0;
   
}
outputnya : 4 19 23 33 55

Catatan ; untuk pake sort
               a. jangan lupa pake header file csstdio/stdio.h dan algorithm
               b. using namespace std; juga jangan lupa


/*qsort*/

#include<stdio.h>
#include<stdlib.h>


int Array[5]={44,33,2,5,39}; //variable global

int compare(const void * a,const void * b)
{
 return (*(int*)a-*(int*)b);  
   
}
int main()
{
 int i;
 qsort(Array,5,sizeof(int),compare); //qsortnya main disini
 for(i=0;i<5;i++)                    //bentuk umum qsort(namaArray,counter,sizeof(tp data),compare)  
   printf("%d ",Array[i]);
    system("pause");
   return 0;
}
Outputnya : 2 5 33 39 44

Catatan : jangan lupa pake stdlib.h buat pake qsort

Jenis Parameter

Kita lanjut lagi pembahasan kita tentang Parameter. Parameter,dalam dunia pemrograman ada tiga jenis. Parameter masukan,parameter keluaran,dan parameter masukan atau keluaran. Kita akan kupas satu per satu .
So,check these out...
1. Parameter Masukan
   Parameter yang befungsi sebagai tempat penampung nilai/data yang akan diinput ke fungsi
contoh program ;
  #include<stdio.h>
  #define phi 3.14159
 /*Definisi fungsi dengan parameter masukan*/
  double HitungKelilingCircle(int radius)
   {
      double k;
      K=2*phi*radius;
      return K;
   }
    int main()
   {int R;
     printf("Masukkan jari-jari lingkaran : ");
       scanf("%d",R);
       double Keliling = HitungKelilingCircle(R);
    printf("Keliling lingkaran dengan jari-jari %d adalah %d",R,Keliling);
return 0;
   }

  Output :
  masukkan nilai jari-jari lingkaran : 4
  Keliling lingkaran dengan jari-jari 4 adalah 25.132720

Dari contoh di atas,yang berfungsi sebagai parameter masukan adalah R

Fungsi dengan Parameter

Oke,sekarang kita masuk ke bahasan fungsi yang berikutnya. Judulnya fungsi dengan parameter. Sebelumnya,gue mau jelasin apa itu parameter. Parameter itu adalah variabel yang berguna untuk menampung
nilai yang akan dikirimkan kedalam fungsi. (Inget-inget lagi bagian dari fungsi yang ada di dalam kurung,setelah nama fungsinya). Parameter ada dua,formar dan aktual . Parameter formal terdapat pada pendefinisan fungsi,sedangkan aktual terdapat pada pemanggilan fungsi.
Contoh ; Parameter Formal

int TambahSatu(int x)
{
 return x++;
}

Contoh Parameter Aktual
int main()
{
 int a=9;
hasil=TambahSatu(a);

return 0;
}

Fungsi dengan Nilai Balik

Oke,berbeda sama bahasan fungsi yang lalu,kalau kemarin kita pake fungsi yang gak return value,sekarang kita coba pahami fungsi yang return value.

Bentuk umum fungsi ini :

tipe_data  nama_fungsi(parameter 1,parameter 2)
{
   statement yang dieksekusi;
   ......
    return nilai_balik;
}

Contoh programnya :

#include<stdio.h>

int HitungLuasSegi4(int sisi)
{int L;
 L=sisi*sisi;
   
 return L;  
}

int main(void)
{
 int S,Luas;
 scanf("%d",&S);

 Luas=HitungLuasSegi4(S);

 printf("Luas segi 4 dengan sisi %d adalah %d",S,Luas);

 return 0;  
}

Fungsi Tanpa Nilai Balikan(dalam bahasa C)

Rabu,16 mei 2012 <4.41 pm>

Ok,sore ini ane mau sharing tentang fungsi dalam bahasa C. Sebelum kita masuk lebih jauh,biasanya ada beberapa istilah yang bakal lu sering denger. Diantaranya :
-void
-passing by value
-passing by reference
-parameter
-prototype fungsi
-rekursi
-fungsi faktorial

oke,itu tadi beberapa istilah yang musti lu pahami,,

  Mulai dari definisinya,fungsi tu apa sih???
Fungsi adalah suatu blog program yang dipake untuk melakukan proses-proses tertentu. Contoh sederhananya fungsi main(). Ciri dari suatu fungsi biasanya ada tanda kurungnya (). Dengan adanya fungsi ini,kita bisa membagi sebuah program menjadi modular(jadi beberapa bagian yang kecil). Nah,di bahasa C fungsi itu ada 2. Fungsi yang return value sama yang gak return value. Ribet yak??tenang disini nanti bakal gue kasih contoh-contohnya.. Keep reading okay.....

1. Fungsi tanpa Nilai Balik
    Maksudnya fungsi itu gak akan ngreturn nilai apapun. contoh fungsi ini biasanya tentang pengulangan dan pengesetan nilai. tipe kembaliannya akan diisi dengan nilai void.

template standarnya kayak gini :
void nama_fungsi(parameter 1,parameter 2){
 statement yang dieksekusi
}

#include<stdio.h>

void TulisSepuluhKali(void)
{int j;
   for(j=0;j<10;j++)
        {printf("Cuma kamu yang ku mau");}
}

int main(void)
{
 TulisSepuluhKali();
 return 0;
}

Rabu, 16 Mei 2012

I am a cheetah

different point of view

tukang poto

Google Anecdote

Teacher : Google is a girl or a boy ?
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Student: Google is a Girl, because it won't let u
complete the whole sentence and start guessing & suggesting!!...
And you ask only one question.. but get hundreds of irrelevant
answers in seconds.





Programmer 0-1

I hear voices in my head ..but they speak 0100101010110101110100 :D


"Behind some good status "

feel a lonely

Selasa, 15 Mei 2012

uji coba

cek cek

Jumat, 11 Mei 2012

Kuliah bersama Pak Profesor

Jum'at,11 Mei 2012

Pagi ini,tim proyek Electronic Medical Record ada janji ketemuan dengan seorang Profesor di ruangannya. Bodohnya,anak-anak pada kesiangan bangun.  Bodohnya  anak-anak pada telat. Zonk...
Profesor malah suruh nunggu(dengan datang telat tadi). Akhirnya Pak prof marah juga.  Saya masih inget beliau  bilang "Kalian ini masih kecil udah telatan. Gimana nanti gedenya ?". "Budaya telat ini harus dihilangkan kalau Indonesia mau maju". Jujur aja,itu peringatan keras bagi kami. Setelah itu beliau ngajak kita untuk masuk ke kelasnya. Ternyata beliau ngajar kelas Mas-Mas dan mbak-mbak senior 2009. Beliau mengawali kelasnya dengan bertanya,"Apa alasan yang mendorong  kalian masuk informatika ITS?"
"Mana yang karena seneng komputer?" ,"Mana yang karena disuruh orang tua?" Kemudian beliau bercerita tentang masa sekolahnya dulu,hingga beliau bisa masuk di Elektro ITB. Tapi ada hal-hal yang paling menancap di hati dan itu memang benar menurut saya.  Beliau berkata bahwa,tak ada yang bisa menjamin masa depan kita. Apakah karena kita di jurusan IT kemudian kita pasti mudah memiliki "kepribadian". (Kepribadian--> mobil pribadi,rumah pribadi,dengan nada guyon). Tak ada yang bisa menjamin. Sesungguhnya masa depan di IT itu suram. Udah kuliahnya susah lagi. Di Universitas Toronto,waktu beliau mengajar disana. Kelas Computer Science itu semua orang non kanada. Seandainya kelas itu tidak ada mereka,udah pasti kosong tu kelas. Beliau juga bilang"Banyak kan negara2 yang ngasih beasiswa Computer Science,Jepang misalnya,sampai datang2 ke Indonesia,baik kan mereka???"

Ya,itu karena mereka kehabisan orang yang menggarap masalah IT,programmer contohnya. Jadi Alasan mereka ngasih beasiswa juga nyari TKP sebenernya. Tenaga Kerja Programmer. Job Market di bidang IT ini akan mengalami masa suram . Masa dimana server tidak lagi banyak dibutuhkan. Masa dimana hanya orang-orang jagoan yang memegang 100 server untuk seluruh dunia. Hanya orang yang bisa survive,
yang akan bisa bertahan di dunia IT. Kita harus banyak mengaudit diri kita sendiri ,sudah sejauh mana kemampuan kita saat ini untuk survive di dunia IT. Selain itu kita juga harus liat ke masa depan, issu IT apa yang kira-kira akan menjadi tren di masa depan. Jangan kita sekarang sibuk mempelajari hal yang itu-itu saja,tapi 5 tahun kemudian ternyata apa yang kita pelajari itu udah nggak kepake lagi,mana udah susah-susah belajarnya.

Nah dari apa yang Pak Prof sampaikan hari ini ada beberapa poin penting yang ane tangkep disini.
1. Jangan budayakan telat,bisa2 anda kehilangan kepercayaan dan akhirnya kehilangan kesempatan
2. Bener apa yang kurenungkan akhir-akhir ini .bahwa semua ini tak ada yang pasti,kita tak tau masa
    depan nanti seperti apa,dan jadi apa kita,makanya persiapkan dengan baik dari sekarang
3. Selalu upgrade kemampuan diri,banyak baca,selidiki hal-hal yang baru,khususnya di dunia IT
4. Apa yang kamu pelajari di kampus saat ini ,yang rasanya hampir membuat kepala pecah,sebenarnya
    itu hanya dasar untuk menuju tingkat berikutnya,jadi kalau baru sampai level bawah aja udah nyerah
    udah males baca buku,gimana mau ngejar level atas,harus cepet bergerak untuk tuntaskan level atas
5. harus punya banyak jaringan kenalan yang pernah study di luar negeri biar tau apa aja yang udah berkembang disana
6. Saya juga punya pikiran untuk menguatkan tekad keluar negeri untuk tahu dan menyelidiki lebih jauh perkembangan IT disana
7. Banyakin porsi untuk ngoprek hal-hal baru diluar materi kuliah,,,,,,tentunya setelah materi kuliah udah tercover...untuk itu harus gerak cepat        

"Facing a Dinamic World"

Senin, 7 Mei 2012
Time  8.30 a.m

               Hari ini ,ada seminar oleh Alumni Teknik Elektro ITS 91' Ir.Pak Susilo Baskoroyang telah berkarir di Schlumberger selama 20 tahun. Seminar berlangsung menarik,dihadiri pula oleh PR1 ITS Prof.Herman Sasongko,Pak Hamdani(mantan Kahima Tek.kim),yang bertempat di Aula BG Munaf FTK ITS. Beliau sendiri,Ir.Susilo Baskoro juga orang yang aktif di organisasi. Beliau pernah menjabat sebagai  Kahima Teknik Elektro,juga aktif di Pramuka dan Karate. 



Kamis, 09 Februari 2012

Perbedaan Compiler dan Interpreter

Interpreter adalah perangkat lunak yang mampu mengeksekusi code program (yang ditulis oleh programmer) lalu menterjemahkannya ke dalam bahasa mesin, sehingga mesin melakukan instruksi yang diminta oleh programmer tersebut. Perintah-perintah yang dibuat oleh programmer tersebut dieksekusi baris demi baris, sambil mengikuti logika yang terdapat di dalam kode tersebut. Proses ini sangat berbeda dengan compiler, dimana pada compiler, hasilnya sudah langsung berupa satu kesatuan perintah dalam bentuk bahasa mesin, dimana proses penterjemahan dilaksanakan sebelum program tersebut dieksekusi.
Sedangkan Compiler sendiri adalah program sistem yang digunakan sebagai alat bantu dalam pemrogaman.Perangkat lunak yang melakukan proses penterjemahan code (yang dibuat programmer) ke dalam bahasa mesin. Hasil dari terjemahan ini adalah bahasa mesin. Pada beberapa compiler, output berupa bahasa mesin dilaksanakan dengan proses assembler yang berbeda.
Untuk lebih jelas mengenai perbedaan antara Interpreter dengan Compiler, ada baiknya saya jelaskan lebih terperinci mengenai dua hal ini.
Perbedaan antara Compiler dengan Interpreter :
1. Jika hendak menjalankan program hasil kompilasi dapat dilakukan tanpa butuh kode sumber. Kalau interpreter butuh kode sumber.
2. Jika dengan kompiler, maka pembuatan kode yang bisa dijalankan mesin dilakukan dalam 2 tahap terpisah, yaitu parsing ( pembuatan kode objek ) dan linking ( penggabungan kode objek dengan library ) . Kalau interpreter tidak ada proses terpisah.
3. JIka compiler membutuhkan linker untuk menggabungkan kode objek dengan berbagai macam library demi menghasilkan suatu kode yang bisa dijalankan oleh mesin. Kalau interpreter tidak butuh linker untuk menggabungkan kode objek dengan berbagai macam library.
4. Interpreter cocok untuk membuat / menguji coba modul ( sub-routine / program-program kecil ). Maka compiler agak repot karena untuk mengubah suatu modul / kode objek kecil, maka harus dilakukan proses linking / penggabungan kembali semua objek dengan library yang diperlukan.
5. Pada kompiler bisa dilakukan optimisasi / peningkatan kualitas kode yang bisa dijalankan. Ada yang dioptimasi supaya lebih cepat, ada yang supaya lebih kecil, ada yang dioptimasi untuk sistem dengan banyak processor. Kalau interpreter susah atau bahkan tidak bisa dioptimasikan.

Rabu, 04 Januari 2012

Amal Yaumi(Amal Harian)


Orang yg melewati satu hari dalam hidupnya tanpa ada suatu kewajiban yg ditunaikan atau suatu fardhu yg ia lakukan atau kemuliaan yg ia wariskan atau pujian yg ia hasilkan atau kebaikan yg ia tanamkan atau ilmu yg ia dapatkan, maka sunguh-sungguh ia telah durhaka pada harinya dan menganiaya diri (Al-Waqtu fi Hayati Muslim).

I. Sejak Matahari Terbit hingga waktu Dhuha ( 06.00-07.30)

Waktu tsb merupakan waktu yg sangat mulia, dan 2 aktivitas pada waktu tsb :
1. Shalat Dhuha, sekurang-kurangnya 2 rakaat
2. Mengerjakan hal-hal yg berhubungan dengan manusia seperti menengok orang sakit, menghadiri majlis ilmu (belajar), atau mencukupi kebutuhan seorang muslim. Jika sama sekali tidak melakukan itu, sibukkanlah dengan membaca Al-Qur’an dan Dzikir.

II.Waktu Dhuha hingga Dzuhur.(07:30-12:00)

Ada beberapa pekerjaan pokok pada waktu-waktu tsb, di antaranya :
1. Mencari penghidupan (bekerja) seperti pergi ke pasar, kantor, sawah dll. Jika dia menjadi seorang pedagang hendaklah berdagang dengan jujur & amanah, jika menjadi seorang majikan, maka hendaklah murah nasihat & berlaku ramah , jangan lupa berdzikir kepada Allah di tengah kesibukan dan hendaklah qana’ah (merasa cukup dan tidak mengeluh) ketika mendapat rezeki yg sedikit.
2. Melakukan qailulah (tidur sejenak di waktu siang) yaitu antara pukul 11.00-11.45, sesungguhnya qailulah membantu untuk bisa melakukan shalat tahajud sebagaimana makan sahur bisa membantu meringankan shaum di siang hari. Qailulah merupakan sunnah untuk meyelisihi perbuatan iblis (karena iblis tidak pernah tidur siang). Jika ia tertidur di malam hari hendaklah ia antusias mengantinya dengan shalat sunnah sebelum masuk Dzuhur.
3. Jika ia seorang pelajar, maka gunakanlah waktu tsb dengan sungguh-sungguh untuk memahami, menela’ah dan menghapal materi ilmu yg sedang dipelajari. Waktu-waktu tsb adalah sangat efektif untuk belajar.

Waktu malam dan siang itu terdiri dari 24 jam, pembagian yg seimbang adalah hendaknya dia tidur sepertiganya (6-8 jam). Jika seseorang tidur kurang dari itu, badan akan terganggu namun jikan tidur lebih dari itu maka akan timbul rasa malasnya. Dengan demikian jika seseorang tidur malam lebih dari itu, maka tidak layak baginya tidur di siang hari. Namun jika kurang dari 8 jam dia boleh menggantinya di siang hari.

III. Saat Matahari tergelincir hingga usai Shalat Dzuhur (12:00-12:30)

1. Menjawab panggilan adzan ketika muadzin mengumandangkan adzan.
2. Kemudian shalat sunnah empat rakaat ( dua rakaat- dua rakaat) dan disunnahkan
untuk memanjangkan rakaatnya, karena pintu-pintu langit terbuka ketika itu.

3. Setelah itu hendaklah ia shalat Dzuhur kemudian shalat sunnah empat rakaat ( 2 rakaat
– 2 rakaat) sesudahnya. (Shalat sunnah qalbiah dan ba’diah tsb boleh dilakukan hanya
2 rakaat jika tidak memungkinkan.)
4. Jika anda masuk mesjid dan waktu untuk mengerjakan qalbiah dzuhur sempit, maka
shalatlah 2 rakaat , dengan niat tahiyyatul masjid.
5. Jika bertepatan dengan hari Jum’at, sebisa mungkin kita datang lebih awal, kemudian
melakukan shalat sunnah semampu yg bisa kita kerjakan.

Anjuran Islam agar umatnya giat bekerja.

Banyak nash-nash dalam Al Qur’an maupun As-Sunnah yg menunjukkan bahwa Islam sangat mendorong umatnya untuk kreatif dalam bekerja dan berusaha, sebaliknya Islam melarang sikap malas dan putus asa.
Diantaranya adalah :
1. Allah berfirman, “ Apabila shalat telah dikerjakan, maka bertebaranlah kamu di muka bumi, dan carilah karunia Allah , dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung .”(Al-Jumuah :10).
2. Rasulullah SAW bersabda , “ Tidak seorangpun makan makanan yg lebih baik daripada makanan yg di hasilkan dari hasil kerja tangannya (sendiri)”. (HR Bukhari).
3. Dalam mendorong seseorang agar giat bercocok tanam, Rasulullah bersabda: “ Tidaklah seorang muslim yg menanam suatu tanaman, atau bercocok tanam, kemudian (hasilnya) dimakan oleh burung, manusia atau hewan, melainkan bernilai sedekah baginya (HR Bukhari & Muslim).
4. Dalam hal perdagangan, Rasulullah bersabda : “ Pedagang yg jujur dan terpercaya itu (akan dikumpulkan) bersama para Nabi, Shiddiqin dan para syuhada “. (HR Tirmidzi).
5. Nabi SAW bersabda : “ Sesungguhnya Nabi Allah Daud AS itu tidak makan kecuali dari (hasil) tanganya sendiri “. (HR Bukhari).
6. Rasulullah SAW lebih memuliakan seseorang yg berwiraswasta sekecil apapun hasilnya dari pada mengandalkan kebutuhan hidupnya dari belas kasih orang lain. Beliau bersabda :” Jika ada salah seorang di antara kamu yg mengambil tali, kemudian datang dengan membawa sebongkok kayu bakar di atas punggungnya, lalu dijualnya, sehingga dengan itu Allah menutupi wajahnya, itu lebih baik dari pada meminta-minta kepada manusia, yg kadang mereka memberinya dan kadang tidak memberinya”. (HR Bukhari).
7. Dalam hadits lain Rasulullah SAW bersabda : “ Allah akan memberikan rahmat kepada orang yg berusaha dengan yg halal, membelanjakan harta dengan hemat, dan dapat menyisihkan uang pada saat dia fakir dan membutuhkan “. (HR Bukhari & Muslim).

Salah satu keistimewaan ajaran Islam dalam anjuran kepada umatnya untuk bekerja adalah bahwa sekalipun bekerja itu merupakan pekerjaan mubah di satu sisi, namun di sisi lain ia merupakan kewajiban. Karena seseorang itu tidak mungkin dapat mengerjakan kewajiban-kewajibanya kecuali jika semua kebutuhannya telah terpenuhi sehingga memenuhi kebutuhan primer itu menjadi wajib.

IV. Setelah Shalat Ba’diyah Dzuhur sampai Ashar (12:30-15:00)

1. Di sunnahkan pada waktu-waktu tersebut untuk memperbanyak dzikir, shalat, mempelajari ilmu-ilmu yg bermanfaat . Termasuk amalan yg paling utama adalah menunggu shalat setelah shalat.
2. Waktu tersebut juga merupakan waktu efektif untuk mencari penghidupan.


V. Waktu Ashar hingga matahari mulai menguning (15:00-17:00).

1. Tidak ada shalat pada waktu tersebut selain 4 rakaat diantara azan dan iqamah ,
lalu shalat wajib (Ashar).
2. Setelah itu hendaknya ia menyibukkan diri dengan empat jenis amal seperti yg
telah disebutkan pada yg pertama (yakni hendaklah berdoa, berdzikir, membaca
AlQur’an dan berfikir). Yg paling utama adalah membaca Al Qur’an, menghayati
dan memahaminya.
3. Waktu ini juga sangat efektif bagi seseorang untuk memberikan hak tubuhnya berupa olah raga, dialog dengan keluarga, kajian rutin dll. Bagi pelajar waktu tersebut juga tepat untuk menhghapal dan mengulang-ulang pelajaran yg baru ia pelajari sebelumnya.

VI. Ketika Sinar Matahari menguning hingga terbenam (17;00-18:00).

Ini adalah waktu yg mulia. Hasan al Bashri berkata :
Adalah para sahabat lebih memuliakan waktu sore dari pada siang, maka disunnahkan pada waktu tersebut utk membaca tasbih dan istighfar khususnya.
1. Waktu magrib merupakan batas akhir, berarti usailah waktu amal di siang hari. Maka hendaknya seorang hamba memperhatikan keadaan dirinya dan bermuhasabah karena telah berlalu satu fase dalam hidupnya.
2. Hendaklah dia berfikir apakah amal di hari tersebut sama seperti hari sebelumnya?. Jika dia melihat banyak kebaikan yg dia kerjakan di siang hari maka hendaknya bersyukur kepada Allah atas taufik-Nya. Akan tetapi jika tidak demikian halnya, hendaklah bertaubat dan bertekad untuk menutupi kekurangannya di malam harinya. Karena kebaikan dapat menghapus keburukan.
3. Hendaklah dia bersyukur kepada Allah atas kesehatan dan tersisanya umur, sehingga memungkinkan baginya untuk menutupi kekurangan amalnya.
Sebagian Salaf menyukai untuk tidak menutup harinya kecuali dengan sedekah dan bersungguh-sungguh untuk mengerjakan kebaikan yg mungkin di kerjakan.

Hendaknya seseorang sadar bahwa umur hanyalah merupakan bilangan hari-hari yg akan berlalu sehari demi sehari. Al_Hasan berkata : “ Wahai anak Adam, Engkau hanyalah terdiri dari bilangan hari-hari, jika berlalu satu hari maka lenyap pula sebagian (diri) mu.


VII. Ketika Matahari Tenggelam sampai waktu Isya’ (18:00-19:00).

1. Jika matahari terbenam hendaknya dia shalat Magrib dan menyibukkan diri dengan ibadah hingga waktu Isya’. Telah diriwayatkan dari Anas ra tentang firman Allah SWT : “ Lambung lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, sedang mereka berdoa kepada Rabbnya dengan rasa takut dan harap, dan mereka menafkahkan sebahagian dari rezki yg Kami berikan kepada mareka ” . (QS As-Sajdah : 16). Beliau mengatakan bahwa ayat ini turun berkenan dengan sahabat-sahabat Rasulullah SAW yg tengah melakukan shalat antara Maghrib dan Isya’.
2. Setelah shalat Magrib, yg terbaik adalah menggunakan waktu tersebut untuk tilawah Al-Qur’an atau memperbanyak ibadah hingga waktu Isya’.

VIII. Waktu Isya’ (19:00-19:45)

1. Disunnahkan untuk shalat diantara dua adzan selagi mungkin. Dan hendaklah ketika shalat Isya’ membaca surat As Sajdah dan surat Al-Mulk.Rasulullah tidak tidur sebelum beliau membaca keduanya, sebagaimana diriwayatkan oleh Ahmad,Tirmidzi dan Al Hakim.
2. Mengerjakan Ba’diah Isya , yg terbaik adalah di kerjakan di rumah.
3. Kemudian dilanjutkan dengan witir 3 rakaat bagi yg khawatir tidak dapat bangun malam, maka yg afdhal mengerjakan witir tersebut setelah shalat tahajjud.

IX. Setelah Isya’ hingga sebelum tidur (19:45-21:00)

Pada dasarnya Nabi SAW menganjurkan untuk tidak banyak ngobrol atau aktivitas lain setelah shalat Isya’ selain tidur. Namun ada beberapa keringanan untuk menggunakan waktu setelah Isya’ untuk beberapa aktivitas berikut :
1. Tilawah Al-Qur’an.
2. Menerima tamu
3. Membahas masalah-masalah kaum muslimin dan yg semisalnya.
4. Menuntut ilmu, membaca, menulis, menghapal dan yg semisalnya.
Juka tidak ada aktivitas penting yg syar’i, maka di makruhkan untuk begadang setelah Isya’.

Beberapa Faedah dan Keutamaan Dzikir menurut Ibnu Qayyim ra :
Membuat Allah menjadi ridha, menghilangkan kegundahan, mendatangkan kegembiraan dan kesenangan di dalam hati, menguatkan hati dan badan, membuat hati dan wajah seseorang menjadi berseri-seri, melapangkan rezki seseorang, menimbulkan rasa percaya diri, membuahkan ketundukan dan kedekatan kepada Allah, membukakan pintu ma’rifat, membuat seseorang selalu ingat akan Allah, membersihkan karat hati seseorang, menyingkirkan kesalahan dan menghapuskannya, melenyapkan kerisauan antara hubungan seseorang dengan Allah,menyebabkan turunnya rasa tentram, dan terselubungi dengan rahmat, serta para Malaikat akan selalu mengelilingi orang-orang yg berdzikir, mengalihkan lidah dari perbuatan ghibah, adu domba dan kekejian lisan, memberikan rasa aman dari penyesalan di hari kiamat kelak, menyebabkan dia terlindungi dari panas matahari di hari kiamat kelak, merupakan ibadah kepada Allah yg paling mudah dan ringan, namun paling agung dan paling utama, merupakan tanaman surga, merupakan cahaya bagi orang yg berdzikir, merupakan cahaya baginya di kuburan,merupakan cahaya baginya di tempat kembalinya, meneranginya saat ia berjalan di atas ash-shirath, dan tidak ada cahaya yg bisa menyinari kubur seperti cahaya yg berasal dari dzikir, merupakan pangkal loyalitas kepada Allah, mendatangkan nikmat Allah dan mengenyahkan penderitaan, mendatangkan shalawat Allah dan para malaikat-Nya, dll.

X. Istirahat Malam (tidur) – (21:00-03:00)

Beberapa hal yang harus di ketahui tentang adab-adab tidur.
1. Disunnahkan berwudhu sebelum tidur, dan berbaring miring ke sebelah kanan.
2. Disunnahkan pula mengibaskan sprei tiga kali sebelum berbaring., yaitu mengevaluasi segala perbuatan yg telah ia lakukan di siang hari.
3. Muhasabah sesaat sebelum tidur, yaitu mengevaluasi segala perbuatan yg telah ia lakukan di siang hari.
4. Menutup pintu, jendela dan memadamkan api serta lampu sebelum tidur.
5. Membaca ayat Kursi, dua ayat terakhir Surah Al-Baqarah, Surah Al-Ikhlash dan Al-Mu’awwidzatain (Al-Falaq dan An-Nas), karena banyak hadits-hadits shahih yg menganjurkan hal tersebut.
6. Makruh tidur tengkurap.
7. Membaca doa-doa dan dzikir yg keterangannya shahih dari Rasulullah seperti, Bismika Allahumma Ahya wa Amut. “ Dengan menyebut nama-Mu ya Allah, aku mati dan aku hidup,” (HR Al Bukhari)
8. Apabila di saat tidur merasa kaget atau gelisah atau merasa ketakutan, maka di anjurkan berdoa dengan doa berikut ini : yg artinya : “ Aku berlindung dengan Kalimatullah yg sempurna dari murka-Nya, kejahatan hamba-hamba-Nya, dari gangguan syetan dan kehadiran mereka kepadaku”. (HR Abu Dawud dan dihasankan oleh Al Albani).
9. Hendaknya apabila bangun tidur membaca : Alhamdulillahillazi Ahyaana ba’da Maa Amatana wa llaihin Nusyur. “ Segala puji bagi Allah yg telah menghidupkan kami setelah kami di matikan-Nya, dan kepada-Nya lah kami di kembalikan.” (HR Al Bukhari).
10. Setelah bangun tidur hendaknya segera membersihkan diri dengan mencuci mulut (berkumur) dan menggosok gigi. Hudzaifah berkata : “ Rasulullah ketika bangun tidur mengosok-gosok mulutnya dengan siwak.” (Muttafaq Alaihi). Kemudian wudhu dan shalat, dan menjadikan amalan ini sebagai pembuka aktivitas pagi hari setelah doa dan dzikir serta menjauhkan kesibukan lain.
11. Membuka pintu dan jendela yg tertutup di kamar tidur setelah bangun tidur agar terjadi sirkulasi udara yg baru dan segar di kamar.
12. Menertibkan tempat tidur dan tidak meninggalkan tempat tidur berantakan.

Waktu ini merupakan waktu terbaik bagi seorang hamba untuk bermunajat kepada Rabbnya, sesungguhnya Allah turun ke bumi pada sepertiga malam terakhir untuk mendengar munajat para hamba-Nya. Diantara amalan mulia yg sepatutnya dikerjakan adalah :
1. Memulai shalat malam dengan dua rakaat ringan.
2. Mengerjakan shalat malam dua rakaat- dua rakaat. Rasulullah SAW menganjurkan untuk memperpanjang bacaan pada shalat malam.
3. Mengerjakan shalat witir, jika sebelum tidurnya tidak berwitir.

Sebagian Salafus shalih menjadikan waktu shalat mereka dari pertengahan malam, (mulai pukul 24:00) sampai datangnya seperenam malam terakhir (03:00). Yang demikian karena ketakwaan dan keimanan mereka. Adapun bagi mereka yg belum mampu, maka menggunakan seperenam terakhir termasuk kebajikan.

XI. Waktu seperenam Terakhir atau waktu Sahur (03:00-04:30)

1. Memulai shalat malam dengan dua rakaat ringan.
2. Mengerjakan shalat malam dua rakaat-dua rakaat.
3. Memperbanyak istighfar. Allah berfirman, “ Dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah ). (QS Adz-Dzariyat: 18). Dan di dalam hadits, “ Sesungguhnya bacaan seseorang di akhir malam menghadirkan hati “. (HR Muslim).
4. Jika dia hendak berniat shaum, maka waktu sahur terbaik adalah antara 10-30 menit sebelum waktu fajar, inilah yg di maksud mengakhirkan waktu sahur.
5. Memperbanyak doa, karena ia termasuk waktu-waktu yg mustajab.

XII. Waktu antara terbit Fajar (Shadiq) hingga terbitnya matahari (04:30-06:00)

1. Shalat sunnah fajar di rumah. Rasulullah SAW bersabda, “ Dua rakaat Fajar lebih baik dari dunia seisinya ”. (HR Muslim).
2. Berjalan menuju mesjid untuk mengerjakan shalat subuh berjama’ah. Rasulullah SAW bersabda, “ Berilah kabar gembira kepada orang yg berjalan ke mesjid dalam kegelapan dengan cahaya yg terang pada hari kiamat.” (HR Ibnu Majjah-shahih)
3. Berdzikir dengan dzikir khusus ba’da subuh yg diajarkan oleh rasulullah SAW, yaitu :

La ilaaha illallah wahdahu la syarikalah lahul mulku walahul hamdu wahuwa 'alla qulli syaiin qadir

Jika seseorang membaca doa tersebut sebanyak 10 kali, maka dicatat baginya 10 kebaikan, di hapus darinya 10 kejahatan, sepanjang hari itu ia berada dalam pemeliharaan dari sesuatu yg tidak disukainya, dan ia terpelihara dari syetan sepanjang hari itu. (HR Tirmidzi:3390)
4. Setelah shalat subuh, saat tersebut merupakan waktu tepat untuk menghapal, membaca Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan olah raga atau aktivitas fisik lainnya.
5. Sedangkan jika bulan Ramadhan, Rasulullah SAW membiasakan diri untuk senantiasa berdzikir dan tidak keluar dari mesjid hingga terbitnya matahari.
6. Membaca dzikir pagi.


Keutamaan Shalat Sunnah Rawatib :
“ Tidaklah seorang hamba muslim mengerjakan shalat karena Allah dalam satu hari dua belas rakaat sebagai tathawwu’ dan bukan fardhu, melainkan Allah akan membangunkan untuknya sebuah rumah di Surga.” (HR Muslim:728).
Dalam riwayat At-Tirmidzi dan An-Nasa’I , kata (dua belas) rakaat ini ditafsirkan sebagai : Empat rakaat sebelum Dzuhur, dua rakaat sesudah Dzuhur, dua rakaat sesudah Maghrib, dua rakaat setelah Isya’ dan dua rakaat sebelum Shubuh.”

Dari Abu Hurairah ra, ia berkata , “ Rasulullah SAW bersabda : “ Shalat seseorang dengan berjamaah lebih besar pahalanya sebanyak 25 atau 27 derajat daripada shalat dirumahnya atau di pasar (maksudnya shalat sendirian). (Muttafaq alaih).


Referensi :
1. Amal yaumi, Ibnu Qudamah Al-Maqdisi
2. Mukhtashar Minhajul Qashidin, Ibnu Qudamah Al-Maqdisi.
3. Efisiensi Waktu, Konsep islam, jasim M Basr Al-Muthawwi
4. Minhajul Muslim, Abu Bakr Al-Jazairi
5. Kitab Al-Adzkar, Imam An-Nawawi
6. Al-Adab Asy-Syar’iyah, Ibnu Muflih